Apa Itu Steel Grating? Pengertian, Jenis, Fungsi & Keunggulan


Steel grating adalah material konstruksi berbentuk kisi-kisi atau jeruji yang terbuat dari profil baja (bearing bar) dan batang puntir (cross bar) yang dilas atau dikunci menjadi satu kesatuan. Struktur ini menghasilkan plat berlubang yang kuat, ringan, serta memiliki sirkulasi udara dan drainase yang baik. Steel grating banyak digunakan sebagai lantai kerja, anak tangga, tutup saluran, dan platform industri.

Dalam dunia teknik sipil dan industri, istilah grating merujuk pada produk baja berlubang yang berfungsi sebagai penutup atau pijakan. Di Indonesia, kata "grating" sering disamakan dengan "kisi-kisi baja" atau "jeruji besi". Namun secara teknis, grating adalah material yang memiliki standar tertentu (SNI, ISO) dalam hal jarak antar bar, ketebalan, dan kemampuan menahan beban.

Steel grating galvanis untuk lantai industri

Pengertian Steel Grating Menurut Standar Teknis

Secara formal, steel grating didefinisikan sebagai produk baja yang terdiri dari deretan batang utama (bearing bar) dengan jarak tertentu, yang dihubungkan dengan batang melintang (cross bar) melalui proses las tekanan atau penguncian. Hasilnya adalah panel kaku dengan bukaan (open area) yang memungkinkan cahaya, udara, dan cairan melewatinya.

Berdasarkan standar SNI 07-0601-2006, steel grating diklasifikasikan berdasarkan tinggi bearing bar (misal 20 mm, 25 mm, 30 mm, 40 mm, 50 mm), ketebalan (3 mm, 4 mm, 5 mm, 6 mm), dan jarak antar bar (30 mm, 40 mm, 60 mm). Semakin tinggi dan tebal bearing bar, semakin besar kemampuan menahan beban.

Jenis-Jenis Steel Grating

Berdasarkan bentuk permukaan dan aplikasinya, steel grating dibagi menjadi beberapa jenis:

1. Grating Polos (Plain / Close Mesh)

Permukaan datar, tidak bergerigi. Cocok untuk area yang tidak memerlukan traksi tinggi, seperti lantai ruang kontrol, mezzanine, atau gudang kering. Jarak antar bearing bar umumnya rapat (30 mm) untuk menopang beban ringan hingga sedang.

2. Grating Serrated (Anti Slip)

Permukaan bearing bar-nya bergerigi. Sangat dianjurkan untuk area yang sering terkena air, minyak, lumpur, atau gemuk (contoh: pabrik kelapa sawit, area parkir, dermaga). Grating serrated mengurangi risiko tergelincir hingga 80% dibandingkan grating polos.

3. Stair Tread (Anak Tangga)

Grating khusus untuk tangga, biasanya dilengkapi dengan profil riser dan lubang baut untuk pemasangan. Tersedia dalam bentuk serrated atau polos, dengan ukuran standar lebar 20 cm - 30 cm dan panjang sesuai anak tangga.

4. Heavy Duty Grating

Menggunakan bearing bar lebih tebal (5-8 mm) dengan jarak rapat. Diaplikasikan pada jalan untuk forklift, truk, atau alat berat. Umumnya digunakan di area bongkar muat, pelabuhan, dan pabrik berat.

5. Grating Drainase (Tutup Selokan)

Ukuran lebih kecil, sering digunakan sebagai penutup saluran air (channel grating) di jalan raya, trotoar, atau area pabrik. Memiliki bukaan lebih besar agar air cepat mengalir.

Fungsi dan Aplikasi Steel Grating

Steel grating memiliki banyak fungsi utama, antara lain:

  • Lantai kerja (platform) – Di sekitar mesin, tangki, atau area produksi.
  • Jalan setapak (walkway) – Di atas pipa, kabel, atau saluran udara.
  • Anak tangga – Tangga darurat, tangga akses ke mezzanine.
  • Tutup saluran / drainase – Mencegah benda jatuh ke dalam selokan.
  • Mezzanine floor – Lantai antara untuk gudang atau kantor.
  • Fender dan fender guard – Di pelabuhan dan dermaga.

Berkat strukturnya yang kisi, steel grating juga berfungsi sebagai ventilasi udara alami dan drainase cepat, sehingga tidak ada genangan air di permukaan. Ini sangat penting untuk keselamatan kerja.

Keunggulan Steel Grating Dibandingkan Material Lain

Mengapa banyak proyek menggunakan steel grating daripada plat besi penuh atau beton? Berikut keunggulannya:

  • Ringan namun kuat – Mengurangi beban struktur bangunan.
  • Drainase & ventilasi – Tidak ada genangan air atau akumulasi gas.
  • Anti slip (terutama tipe serrated) – Meningkatkan keselamatan pekerja.
  • Perawatan mudah – Cukup disapu atau dibilas dengan air.
  • Pemasangan cepat – Bisa dilas atau menggunakan clamp.
  • Ekonomis – Lebih murah dari plat besi penuh dengan kekuatan setara.

Material Finishing Steel Grating

Steel grating dapat difinishing dengan berbagai cara sesuai lingkungan aplikasi:

  • Black steel (non coating) – Paling murah, hanya untuk area dalam ruangan kering.
  • Hot dip galvanis (HDG) – Lapisan seng anti karat, cocok luar ruangan & korosif.
  • Cat anti karat – Alternatif ekonomis untuk sementara.
  • Stainless steel – Untuk lingkungan sangat korosif atau standar makanan/farmasi.

Untuk sebagian besar kebutuhan industri di Indonesia, grating galvanis adalah pilihan terbaik karena harganya terjangkau dan ketahanan karatnya sangat baik.

Ukuran Standar Steel Grating yang Tersedia

Berikut ukuran standar yang banyak diproduksi oleh CV. Agro Industri Surabaya:

  • Tebal bearing bar: 3 mm, 4 mm, 5 mm, 6 mm
  • Tinggi bearing bar: 20 mm, 25 mm, 30 mm, 40 mm, 50 mm
  • Jarak antar bearing bar (pitch): 30 mm, 40 mm, 60 mm
  • Lebar panel: 90 cm, 100 cm, 120 cm (maks 150 cm)
  • Panjang panel: 300 cm, 400 cm, 600 cm (bisa dipotong sesuai pesanan)

Untuk proyek dengan ukuran khusus, kami melayani custom ukuran berdasarkan gambar teknis dari pelanggan.

Kesimpulan

Steel grating adalah material serbaguna yang sangat penting dalam konstruksi industri modern. Baik sebagai lantai kerja, anak tangga, tutup drainase, atau platform, produk ini menawarkan kombinasi kekuatan, keamanan, dan efisiensi biaya. Dengan memahami jenis-jenis, ukuran, dan finishing yang tepat, Anda dapat memilih steel grating yang sesuai dengan kebutuhan proyek.

CV. Agro Industri Surabaya menyediakan jual steel grating surabaya dengan kualitas terbaik, harga kompetitif, dan layanan custom ukuran. Hubungi kami untuk konsultasi gratis dan penawaran harga.

Baca juga:

BELI DI MARKETPLACE

Diskusi